Bahkan Rasul pun Marah

 

dikisahkan oleh abu mas’ud r. a., seseorang pria mengadu kepada nabi saw dia mengatakan, “demi allah! ya rasul allah, saya luput shalat shubuh (berjamaah) cuma diakibatkan karna sang fulan (yang jadi imam) sangat memanjangkan teks shalat dengan kami. ”

“belum sempat saya memandang rasulullah saw marah dikala berikan nasihat dengan kemarahan yang lebih hebat daripada hari itu, ” kata abu mas’ud r. a.,

Baca Juga :
Paket Umroh Desember 2017
Paket Umroh Plus Dubai Desember 2017

setelah itu rasulullah saw mengatakan, ‘sesungguhnya di antara kalian telah menimbulkan orang menjauhkan diri (dari agama ini). hingga siapa aja yang shalat jadi imam untuk orang banyak, hendaklah ia meringkas shalatnya karna di antara makmum itu terdapat orang yang lemah, terdapat orang tua, dan juga terdapat pula orang yang lagi memiliki urusan. ”

kejadian itu di tuturkan dalam shahih bukhari. abu hurairah meriwayatkan kalau rasulullah saw bersabda, “apabila seorang di antara kalian shalat (jadi imam), hendaklah ia meringkasnya karna di antara makmum terdapat orang yang lemah, orang yang sakit, dan juga orang tua. apabila ia shalat sendirian, panjangkanlah sekehendak hatinya. ” (hr. bukhari)

di tempat-tempat yang spesial, seseorang imam mampu memanjangkan shalatnya setimpal dengan kesiapan makmum. tetapi kala di tempat-tempat universal di mana ada banyak makmum yang lagi dalam ekspedisi, seseorang imam wajib meringkas shalatnya.

memanjangkan shalat di tempat yang tidak sepatutnya, malah bakal memunculkan fitnah. inilah yang membikin rasulullah marah dengan kemarahan yang besar

Leave a Reply