Batu Mahkota Putri Anjani Bikin Heboh di Tanjungpendam Belitung

Batu Mahkota Putri Anjani Bikin Heboh di Tanjungpendam Belitung , –  Sebuah batu berukuran kecil mungkin sudah biasa anda temukan dimanapun. Namun berbeda dari yang pernah terjadi di Belitung, khususnya di Tanjungpendam. Sebuah batu dengan ukuran kecil, kabarnya di sebut Batu Mahkota Putri Anjani sempat menggegerkan warga di Tanjungpendam Belitung. Batu berwarna merah mendadak muncul di tengah-tengah kerumunan Kelompok Paguyuban Semar Wicaksana yang kala itu sedang melakukan ritual di Pantai Tanjungpendam – Belitung. Tepatnya acara tersebut adalah pada Selasa, 2 Agustus 2016. Sebenarnya ini sudah menjadi kabar lama, dua tahun terhitung sejak tahun 2018 sekarang ini. Namun cerita ini masih menjadi kabar menghebohkan.

 Tanjungpendam Belitung
Tanjungpendam Belitung

 

Kabarnya, batu merah tersebut di percaya sebagai mahkota kepemilikan dari sang penjaga Pulau Belitung yang bernama Putri Anjani. Terkait kabar ini, salah seorang pemimpin paguyuban memaparkan tentang munculnya batu merah kecil tersebut.

“Ini bukan apa-apa, seizin Allah kami hanya ingin mengalahkan kekuatan-kekuatan yang ingin menghancurkan dan mempropaganda masyarakat Belitong,” ucap pria 35 tahun tersebut.

Adapun ritual penarikan dari benda ghaib tersebut telah dilakukan selama 20 menit. Paling tidak terdapat jumlah 21 orang yang terlibat didalamnya.

“Selama ini Puteri Anjani sering dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu. Padahal masyarakat Belitong sekarang alangkah sulit dalam segi penghidupan, makannya siapa saja yang bisa mengambil batu itu Putri Anjani akan menuruti,” Tambahnya, menjelaskan.

Proses ritual tersebut sebelumnya memang sempat menjadi pusat perhatian warga yang melihatnya. Bagaimana tidak, acara yang dilakukan beberapa orang itu terbilang ramai dan menimbulkan rasa penasaran. Menariknya lagi, batu merah itu muncul di tengah-tengah kerumuman warga yang telah memadati lokasi. Padahal batu yang di sebut Mahkota dari Putri Anjani itu mulanya tidak tampak di hadapan banyak orang, namun secara tiba-tiba membuat geger. Inilah yang membuat suasana makin ramai dan gemuruh suara warga yang merasa terkejut.

“Mudah-mudah dengan ini, seizin Allah bisa membuat perubahan terhadap perekonomian masyarakat, dan Putri Anjani bisa kembali menjaga Belitung,” Pungkasnya.

baca juga artikel Mengkaji Kembali Sejarah Air Terjun Tujuh Tingkat Belitung

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.